Review Xiaomi Mi Box S 2nd Gen: Fitur & Harga 2026

27 Juli 2026, 16:00 WIB

Media Player Remote Control
Foto oleh James Yarema di Unsplash

Xiaomi Mi Box S 2nd Gen merupakan evolusi terbaru dari perangkat streaming populer yang telah mengubah cara banyak orang menikmati hiburan di rumah. Perangkat ini dirancang untuk memberikan napas baru pada televisi lama Anda, mengubahnya menjadi pusat hiburan pintar dengan akses ke ribuan aplikasi dan layanan streaming. Dengan bentuk yang tetap ringkas, Xiaomi membawa peningkatan signifikan pada sisi perangkat keras dan perangkat lunak.

Di tengah persaingan perangkat Android TV box yang semakin ketat, Xiaomi tetap konsisten menawarkan nilai terbaik antara harga dan performa. Generasi kedua ini tidak hanya sekadar pembaruan kecil, melainkan sebuah peningkatan pengalaman pengguna secara menyeluruh. Bagi Anda yang mencari kualitas gambar tajam dan kemudahan operasional, Xiaomi Mi Box S 2nd Gen adalah kandidat kuat yang patut dipertimbangkan di tahun 2026.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai fitur-fitur unggulan, performa teknis, hingga panduan praktis bagi Anda yang baru saja memilikinya. Mari kita bedah lebih lanjut mengapa perangkat kecil ini menjadi favorit banyak penggemar home theater di seluruh dunia.

Desain dan Build Quality yang Minimalis

Media Player Remote Control
Foto oleh James Yarema di Unsplash

Bentuk Minimalis yang Elegan

Xiaomi Mi Box S 2nd Gen mempertahankan desain kotak hitam minimalis dengan sudut-sudut yang melengkung halus. Ukurannya yang mungil membuatnya sangat mudah diletakkan di mana saja tanpa memakan banyak ruang di rak TV Anda. Material plastiknya terasa kokoh dan memiliki finishing matte yang tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari.

Desain ini sangat cocok untuk tema dekorasi rumah modern yang mengedepankan kesederhanaan. Meskipun kecil, bobotnya terasa pas sehingga tidak mudah bergeser saat kabel HDMI yang kaku terpasang di bagian belakang. Xiaomi benar-benar memahami bahwa perangkat ini harus terlihat low profile namun tetap fungsional.

Port Konektivitas yang Tersedia

Pada bagian belakang perangkat, Anda akan menemukan beberapa port esensial yang mendukung fungsionalitas harian. Terdapat port daya DC, satu port HDMI 2.1, satu port USB 2.0, dan sebuah audio jack 3.5mm yang juga berfungsi sebagai optical out. Ketersediaan port ini memungkinkan fleksibilitas dalam menghubungkan perangkat ke berbagai jenis monitor atau sistem audio.

Meskipun jumlah port USB hanya satu, Anda tetap bisa menggunakan USB hub jika ingin menghubungkan lebih banyak perangkat seperti keyboard atau mouse. Penggunaan port HDMI 2.1 memastikan transmisi data video berkualitas tinggi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Remote Control Bluetooth Terbaru

Remote control yang disertakan dalam paket penjualan telah mengalami pembaruan yang cukup menarik. Remote ini menggunakan koneksi Bluetooth, sehingga Anda tidak perlu mengarahkan remote secara langsung ke arah Mi Box untuk mengoperasikannya. Tombol-tombolnya terasa empuk dan responsif saat ditekan.

Terdapat tombol pintas khusus untuk layanan populer seperti Netflix, Prime Video, dan YouTube, serta tombol khusus untuk mengakses daftar aplikasi. Fitur paling menonjol adalah tombol Google Assistant yang memungkinkan Anda mencari konten hanya dengan menggunakan perintah suara.

Performa dan Spesifikasi Hardware

Processor Chip Circuit Board
Foto oleh D koi di Unsplash

Chipset Quad-Core yang Lebih Bertenaga

Di balik desainnya yang mungil, Xiaomi Mi Box S 2nd Gen ditenagai oleh prosesor Quad-Core Cortex-A55 yang lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Peningkatan chipset ini memberikan dampak langsung pada kecepatan navigasi menu dan waktu pemuatan aplikasi yang lebih singkat. Anda tidak akan lagi merasakan lag yang mengganggu saat berpindah antar aplikasi berat.

GPU Mali-G31 MP2 yang mendampingi prosesor ini juga bekerja dengan baik dalam merender grafis antarmuka yang halus. Performa ini sangat krusial terutama saat menjalankan konten dalam resolusi tinggi atau memainkan game ringan dari Play Store.

Kapasitas RAM dan Penyimpanan Internal

Perangkat ini dilengkapi dengan RAM sebesar 2GB, yang sudah sangat mencukupi untuk menjalankan sistem operasi Google TV dengan lancar. Manajemen RAM yang baik memastikan multitasking antar aplikasi streaming berjalan tanpa kendala berarti. Anda bisa beralih dari menonton film ke mengecek cuaca dengan sangat cepat.

Untuk penyimpanan internal, tersedia kapasitas 8GB yang bisa digunakan untuk menginstal berbagai aplikasi favorit. Meskipun kapasitas ini terlihat kecil bagi pengguna smartphone, untuk sebuah TV box, ruang ini sudah lebih dari cukup untuk menampung puluhan aplikasi streaming esensial.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Xiaomi Electric Toothbrush 2026

Manajemen Suhu dan Efisiensi Daya

Salah satu keunggulan dari hardware generasi kedua ini adalah efisiensi dayanya yang lebih baik. Perangkat tetap dingin meskipun digunakan untuk menonton film berdurasi panjang dalam kualitas 4K. Xiaomi berhasil merancang sistem pembuangan panas pasif yang efektif di dalam casing-nya yang rapat.

Konsumsi daya yang rendah juga menjadikannya perangkat yang ramah lingkungan dan hemat listrik. Anda bisa membiarkannya dalam mode standby tanpa khawatir tagihan listrik membengkak, karena perangkat ini akan bangun secara instan saat remote ditekan.

Kualitas Gambar dan Pengalaman Visual

4k Tv Home Theater
Foto oleh Alphacolor di Unsplash

Dukungan Resolusi 4K Ultra HD

Xiaomi Mi Box S 2nd Gen mendukung output video hingga resolusi 4K Ultra HD pada 60 frame per detik (fps). Gambar yang dihasilkan sangat tajam dengan detail yang luar biasa, memberikan pengalaman menonton bioskop di rumah. Jika Anda memiliki TV 4K, perangkat ini akan memaksimalkan potensi layar Anda sepenuhnya.

Selain itu, fitur Auto Frame Rate juga hadir untuk memastikan gerakan dalam film terlihat lebih natural sesuai dengan frame rate aslinya. Hal ini sangat penting bagi para purist film yang menginginkan tampilan sinematik tanpa efek jittering yang mengganggu.

Teknologi Dolby Vision dan HDR10+

Peningkatan terbesar pada generasi ini adalah dukungan untuk Dolby Vision dan HDR10+. Teknologi ini memungkinkan rentang dinamis yang lebih luas, menghasilkan warna hitam yang lebih pekat dan highlight yang lebih terang. Kontras yang dihasilkan membuat gambar terlihat lebih hidup dan memiliki kedalaman yang nyata.

Saat menonton konten yang mendukung HDR di platform seperti Disney+ atau Netflix, Anda akan langsung menyadari perbedaan kualitas warnanya. Warna-warna terlihat lebih akurat dan tidak terlihat pudar, memberikan kepuasan visual yang maksimal bagi penontonnya.

Pengalaman Audio Dolby Atmos dan DTS-HD

Tidak hanya visual, sisi audio juga mendapatkan perhatian serius dengan dukungan Dolby Atmos dan DTS-HD. Jika Anda menghubungkan Mi Box ini ke soundbar atau sistem home theater yang kompatibel, Anda akan mendapatkan efek suara spasial yang mengelilingi ruangan. Suara ledakan dalam film aksi atau petikan gitar dalam konser musik akan terdengar sangat jernih.

Dukungan format audio yang lengkap ini memastikan bahwa perangkat tidak menjadi penghambat bagi kualitas suara sistem audio premium Anda. Xiaomi memastikan bahwa pengalaman multimedia yang ditawarkan benar-benar seimbang antara mata dan telinga.

Sistem Operasi Google TV yang Modern

Antarmuka Google TV yang Intuitif

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang menggunakan Android TV, Xiaomi Mi Box S 2nd Gen kini hadir dengan sistem operasi Google TV. Antarmuka ini jauh lebih modern dan fokus pada kurasi konten. Di layar utama, Anda akan melihat berbagai rekomendasi film dan acara TV dari berbagai platform streaming yang Anda gunakan.

Navigasi terasa sangat luwes dan terorganisir dengan baik berdasarkan kategori. Anda tidak perlu lagi membuka satu per satu aplikasi untuk mencari tontonan, karena Google TV sudah mengumpulkan semuanya dalam satu tampilan yang rapi.

Rekomendasi Konten Berbasis AI

Google TV menggunakan algoritma kecerdasan buatan untuk mempelajari preferensi tontonan Anda. Semakin sering Anda menggunakan perangkat ini, semakin akurat rekomendasi yang diberikan. Fitur Watchlist juga sangat berguna untuk menyimpan judul film yang ingin Anda tonton nanti melalui smartphone atau perangkat Google lainnya.

Rekomendasi ini mencakup berbagai genre, mulai dari film aksi terbaru hingga dokumenter yang mungkin Anda sukai. Pengalaman yang dipersonalisasi ini membuat waktu bersantai Anda menjadi lebih berkualitas tanpa harus bingung memilih tontonan.

Kemudahan Akses Google Play Store

Akses ke Google Play Store memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menginstal ribuan aplikasi yang dioptimalkan untuk layar besar. Mulai dari aplikasi media sosial, berita, hingga alat produktivitas bisa ditemukan di sini. Anda juga bisa menginstal aplikasi pemutar video pihak ketiga seperti VLC atau Kodi untuk memutar koleksi film pribadi.

Baca Juga :  Panduan Memilih Xiaomi Backpack Original 2026

Keamanan aplikasi juga terjamin karena semuanya melewati proses verifikasi dari Google. Update aplikasi dilakukan secara otomatis di latar belakang, sehingga Anda selalu mendapatkan fitur terbaru tanpa perlu repot melakukan pembaruan manual.

Fitur Pintar dan Konektivitas Nirkabel

Integrasi Google Assistant Voice Control

Fitur Google Assistant pada perangkat ini bukan sekadar pemanis. Anda bisa mengontrol perangkat pintar lainnya di rumah (Smart Home) langsung dari TV Anda. Cukup tekan tombol suara di remote dan katakan Matikan lampu ruang tamu atau Tunjukkan kamera depan, dan semuanya akan berjalan secara otomatis.

Selain itu, pencarian suara sangat akurat dalam mengenali judul film atau nama aktor dalam bahasa Indonesia. Ini sangat membantu bagi pengguna yang malas mengetik menggunakan keyboard di layar TV yang seringkali memakan waktu lama.

Chromecast Built-in untuk Mirroring

Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah Chromecast built-in. Fitur ini memungkinkan Anda mengirimkan tampilan layar smartphone, tablet, atau laptop langsung ke layar TV dengan satu ketukan. Sangat berguna untuk membagikan foto keluarga atau presentasi kerja tanpa perlu kabel tambahan.

Kualitas streaming melalui Chromecast juga sangat stabil dan mendukung resolusi tinggi. Anda tetap bisa menggunakan smartphone untuk aktivitas lain saat konten sedang di-cast ke TV, sehingga penggunaan baterai ponsel pun tetap efisien.

Koneksi Dual-Band Wi-Fi dan Bluetooth 5.2

Untuk memastikan streaming 4K berjalan lancar tanpa buffering, Xiaomi menyematkan dukungan Wi-Fi dual-band (2.4GHz dan 5GHz). Koneksi 5GHz sangat direkomendasikan jika router Anda berada dekat dengan TV guna mendapatkan kecepatan internet maksimal. Sinyal yang ditangkap juga tergolong kuat dan stabil.

Selain Wi-Fi, kehadiran Bluetooth 5.2 memberikan koneksi nirkabel yang lebih hemat daya dan jangkauan lebih luas. Anda bisa menghubungkan headphone Bluetooth untuk menonton di malam hari tanpa mengganggu orang lain, atau menghubungkan kontroler game untuk bermain dengan lebih nyaman.

Cara Instalasi dan Pengaturan Awal

Langkah Menghubungkan ke Televisi

Proses instalasi Xiaomi Mi Box S 2nd Gen sangatlah sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Pertama, hubungkan kabel HDMI dari perangkat ke port HDMI di TV Anda. Kedua, colokkan adaptor daya ke stopkontak. Pastikan TV Anda berada pada input HDMI yang sesuai untuk melihat tampilan awal.

Gunakan kabel HDMI bawaan yang sudah mendukung standar 4K untuk hasil terbaik. Jika Anda menggunakan sistem audio eksternal, Anda bisa menghubungkannya melalui port audio jack atau menggunakan fitur Bluetooth yang tersedia di menu pengaturan.

Proses Pairing Remote dan Akun Google

Saat pertama kali dinyalakan, Anda akan diminta untuk melakukan pairing remote dengan menekan dua tombol tertentu secara bersamaan. Setelah remote terhubung, langkah selanjutnya adalah masuk ke akun Google. Anda bisa melakukan ini dengan cepat melalui aplikasi Google di smartphone Android Anda.

Dengan melakukan sinkronisasi akun, semua preferensi dan aplikasi yang pernah Anda beli di Play Store akan otomatis tersedia. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari 5 menit tergantung pada kecepatan koneksi internet Anda.

Optimasi Pengaturan Gambar dan Suara

Setelah masuk ke menu utama, sangat disarankan untuk masuk ke menu Settings untuk mengoptimalkan tampilan. Pastikan resolusi layar sudah diatur ke mode otomatis atau 4K 60Hz. Aktifkan juga fitur HDR jika TV Anda mendukungnya agar kualitas visual maksimal.

Di bagian suara, Anda bisa memilih output audio yang sesuai, apakah melalui speaker TV atau sistem eksternal. Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur HDMI-CEC agar Anda bisa menyalakan TV dan Mi Box secara bersamaan hanya dengan menggunakan satu remote saja.

Perbandingan dengan Generasi Pertama

Peningkatan Kecepatan Prosesor

Perbedaan paling terasa antara Xiaomi Mi Box S 2nd Gen dengan generasi pertama adalah pada responsivitasnya. Chipset Cortex-A55 yang baru memberikan peningkatan performa yang signifikan dalam menangani beban kerja berat. Jika pada generasi lama Anda sering menemui stuttering saat membuka aplikasi berat, di generasi kedua ini semuanya berjalan jauh lebih mulus.

Baca Juga :  Setup Xiaomi Home 2026: Panduan Lengkap Smart Home

Peningkatan ini juga berdampak pada kemampuan decoding video yang lebih efisien. Format video terbaru yang lebih kompleks dapat diputar dengan lancar tanpa membuat perangkat menjadi panas berlebih.

Perubahan dari Android TV ke Google TV

Transisi dari Android TV ke Google TV membawa perubahan besar pada cara pengguna berinteraksi dengan perangkat. Google TV menawarkan tampilan yang lebih segar dan fokus pada penemuan konten baru. Sistem pencarian globalnya juga jauh lebih cerdas dalam mengintegrasikan berbagai layanan streaming dalam satu hasil pencarian.

Meskipun basisnya tetap Android, optimasi yang dilakukan Google pada antarmuka Google TV membuatnya terasa lebih premium. Pengguna generasi pertama pasti akan merasakan perbedaan yang cukup kontras dalam hal kemudahan navigasi.

Efisiensi Port USB dan HDMI 2.1

Meskipun secara fisik terlihat mirip, port HDMI pada generasi kedua sudah ditingkatkan ke standar 2.1. Ini mendukung fitur-fitur modern seperti Dynamic HDR dan latensi yang lebih rendah. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna yang juga menggunakan TV box ini untuk bermain game dari layanan cloud gaming.

Sisi port USB juga tetap dipertahankan untuk memberikan fleksibilitas. Namun, berkat optimasi software, pembacaan file dari harddisk eksternal kini terasa lebih cepat dan stabil dibandingkan generasi sebelumnya.

Kesimpulan

Xiaomi Mi Box S 2nd Gen adalah solusi upgrade yang sangat masuk akal bagi siapa saja yang ingin meningkatkan pengalaman menonton di rumah. Dengan dukungan resolusi 4K, Dolby Vision, dan sistem operasi Google TV yang cerdas, perangkat ini menawarkan fitur yang biasanya hanya ditemukan pada TV kelas atas. Performa yang stabil dan instalasi yang mudah menjadikannya ramah bagi pengguna awam sekalipun.

Meskipun memiliki keterbatasan pada jumlah port dan kapasitas penyimpanan internal, hal tersebut dapat diatasi dengan mudah menggunakan aksesoris tambahan. Secara keseluruhan, Xiaomi berhasil mempertahankan posisinya sebagai raja TV box terjangkau dengan kualitas yang tidak murahan. Investasi pada perangkat ini akan memberikan kepuasan hiburan jangka panjang bagi keluarga Anda.

Berikut adalah beberapa tips praktis untuk memaksimalkan penggunaan Xiaomi Mi Box S 2nd Gen Anda:

  • Gunakan koneksi Wi-Fi 5GHz untuk streaming konten 4K agar tidak terjadi buffering.
  • Gunakan fitur Google Assistant untuk mencari judul film agar lebih cepat dan praktis.
  • Bersihkan cache aplikasi secara berkala melalui menu pengaturan untuk menjaga performa tetap optimal.
  • Gunakan kabel HDMI berkualitas tinggi (minimal HDMI 2.0/2.1) untuk memastikan sinyal HDR tersampaikan dengan baik.

FAQ

Secara teknis bisa, namun Anda memerlukan konverter HDMI to RCA. Namun, kualitas gambar 4K dan fitur HDR tidak akan bisa dinikmati karena keterbatasan resolusi pada TV tabung. Sangat disarankan menggunakannya pada TV LED atau Smart TV yang sudah memiliki port HDMI.

Xiaomi Mi Box S 2nd Gen sendiri tidak memerlukan biaya langganan. Namun, untuk menonton konten di platform seperti Netflix, Disney+ Hotstar, atau HBO Go, Anda tetap harus berlangganan layanan tersebut secara terpisah.

Ya, Anda bisa menginstal file APK secara manual melalui flashdisk. Anda perlu mengaktifkan opsi Unknown Sources di menu keamanan terlebih dahulu. Namun, pastikan aplikasi yang Anda instal aman untuk menghindari risiko malware.

Ya, berkat fitur HDMI-CEC, remote Mi Box dapat dikonfigurasi untuk mengontrol volume suara TV dan bahkan mematikan/menyalakan TV secara bersamaan. Pastikan fitur CEC juga sudah diaktifkan pada pengaturan TV Anda.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang